Datang Pas Magrib, Pulang Bawa Garis Polisi: Sabung Ayam di Walantaka Mendadak Sunyi

INTINYA:
- Polda Banten gerebek lokasi dugaan sabung ayam di Walantaka.
- Saat tiba di lokasi, polisi tidak menemukan aktivitas perjudian.
- Area tetap dipasangi garis polisi sebagai langkah antisipasi.
SEBANTEN - Senja di Kampung Cirungge, Walantaka, terlihat tenang. Tidak ada kerumunan, tidak ada tanda-tanda aktivitas mencurigakan seperti yang sempat ramai diberitakan.
Namun di waktu yang sama, aparat Polda Banten justru datang memastikan langsung kebenaran informasi soal dugaan praktik sabung ayam di lokasi tersebut.
Penggerebekan dilakukan pada Sabtu, 28 Maret sekitar pukul 18.30 WIB oleh Tim Resmob Polda Banten. Langkah ini merupakan respons atas informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menegaskan bahwa operasi ini bukan tanpa dasar.
“Pada Sabtu 28 Maret sekira pukul 18.30 WIB, Tim Resmob Polda Banten melaksanakan penggerebekan, sebagai tindak lanjut atas informasi yang berkembang di masyarakat,” ujar Maruli, Minggu (29/03).
Setibanya di lokasi yang dimaksud, petugas tidak menemukan aktivitas apa pun. Tidak ada warga, tidak ada arena, apalagi praktik sabung ayam.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya: apakah aktivitas tersebut memang sudah berhenti, atau hanya menghindar dari pantauan aparat.
“Namun, pada saat Tim Resmob tiba di lokasi, tidak ditemukan adanya aktivitas masyarakat,” lanjut Maruli.
Meski tidak menemukan aktivitas perjudian, polisi tetap mengambil langkah preventif. Area yang diduga sering digunakan dipasangi garis polisi.
Langkah ini sebagai bentuk pengawasan agar lokasi tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk kegiatan serupa.
“Guna mengantisipasi potensi adanya kegiatan serupa, kami tetap melakukan pemasangan garis Polisi di area yang diduga kerap dijadikan tempat aktivitas tersebut,” jelasnya.
Polda Banten mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam yang kerap dianggap hiburan tradisional.
Selain itu, warga juga diminta aktif menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan potensi gangguan kamtibmas.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam segala bentuk aktivitas perjudian serta segera melaporkan jika ada potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center 110,” tegas Maruli.