Festival Seni Rupa Kota Serang 2026 Resmi Dibuka di Gedung Juang '45

KOTA SERANG, SEBANTEN.COM – Festival Seni Rupa Kota Serang 2026 resmi digelar di Gedung Juang '45 Kota Serang, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 20 Juni 2026 itu menjadi upaya menghidupkan kembali aktivitas kebudayaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.
Mengusung tema "Ngarumat Budaya" atau merawat budaya, festival ini menghadirkan ruang bagi para pelaku seni untuk memamerkan karya sekaligus menjadi sarana edukasi dan apresiasi bagi masyarakat.
Ketua Pelaksana Festival Seni Rupa 2026, Agus Iwan Rusliawan, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kebutuhan seniman lokal akan ruang yang representatif untuk memperkenalkan karya kepada publik. Selain itu, festival juga menjadi respons terhadap dorongan Pemerintah Kota Serang untuk menghadirkan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku seni.
"Kami melihat fenomena ruang publik di Kota Serang seperti Pasar Lama atau Royal Baroe yang sukses bertransformasi menjadi penggerak ekonomi. Spirit 'pasar tumpah' yang membumi inilah yang kami adaptasi ke dalam dunia kesenian melalui Festival Seni Rupa 2026, mengubah Gedung Juang '45 menjadi simpul pertemuan antara seniman, apresiator, dan perputaran ekonomi UMKM," ungkap pihak penyelenggara.
Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan secara gratis mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Festival dimeriahkan dengan pameran karya seni terkurasi, aksi live mural, live graffiti, hingga live painting yang menampilkan karya para seniman lokal.
Selain pameran seni, panitia juga menghadirkan diskusi tematik bertajuk "Peran Pelaku Seni di Era Digital" sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman. Berbagai workshop gratis turut diselenggarakan, di antaranya Workshop Seni Rupa oleh Adhy Handayana dan Workshop Kriya oleh Urban Beads Story.
Festival Seni Rupa Kota Serang 2026 terselenggara melalui kolaborasi Forum Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kota Serang bersama Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari puluhan perupa, seniman mural, komunitas guru seni, pelaku ekonomi kreatif, serta UMKM lokal.
Sejumlah seniman dan komunitas yang terlibat antara lain MGMP Seni Budaya SMP Kota Serang, MGMP Kabupaten Serang, Dery dan Samsul, Irwan dan Haji Uki, Fahre dan Novia, Agus Widodo dan Patoni, Aldi dan Hendy Jalu, Siti dan Mahdi, Eha dan Kesuma, Ade Adzam dan Tursina, Sketchstore, serta Secret Serang Creative.
Untuk kategori mural dan graffiti, festival menghadirkan Samsul, Ferysipe, dan Inu. Sementara dukungan pelaku ekonomi kreatif dan penampilan datang dari Rossys Entertainment, Teras27, Hekiko Studio, Sanggar Walungan, UKM Falsika, Wini Art Production, dan Bilvie Food.
Pemerintah Kota Serang berharap Festival Seni Rupa 2026 dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat ekosistem kebudayaan, tetapi juga membangkitkan ekonomi kreatif kerakyatan di Provinsi Banten.
Masyarakat Kota Serang dan sekitarnya diundang untuk hadir dan mengapresiasi langsung karya para seniman di Gedung Juang '45 tanpa dipungut biaya.