Hasil Visum Luar Jenazah Tersangka AN Tidak Temukan Tanda-Tanda Kekerasan

Hasil Visum Luar Jenazah Tersangka AN Tidak Temukan Tanda-Tanda Kekerasan

SERANG, SEBANTEN -
Polres Serang menyampaikan hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah tersangka dugaan pencurian berinisial AN (34) yang meninggal dunia pada Selasa (7/7/2026). Hasil sementara pemeriksaan forensik menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan berupa luka maupun patah tulang pada tubuh jenazah.

Intinya:

  • Polres Serang menyampaikan hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah tersangka AN (34).
  • AN meninggal dunia pada Selasa (7/7/2026) setelah mengalami gangguan kesehatan saat berada di ruang tahanan.
  • Hasil pemeriksaan luar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah.
  • Pemeriksaan luar dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. IV Banten oleh dokter spesialis forensik.
  • Polisi menyatakan penanganan terhadap AN telah dilakukan sesuai prosedur.

Kronologi Penanganan Tersangka

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menjelaskan bahwa sebelum meninggal dunia, AN sempat mengeluhkan nyeri dada sebelah kiri, sesak napas, dan berkeringat dingin setelah selesai mandi untuk menemui keluarganya yang datang membesuk.

"Mendapat laporan tersebut, petugas jaga Tahti segera menghubungi personel Sie Dokkes untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tekanan darah yang bersangkutan mencapai 155/100 mmHg. Sesuai anjuran dokter, yang bersangkutan diberikan obat dan dilakukan observasi," ujar AKBP Andri Kurniawan.

Namun, kondisi AN tidak menunjukkan perbaikan. AN kembali mengeluhkan sesak napas disertai nyeri pada bagian punggung sehingga petugas segera membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit Jantung Hana Medika untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung memberikan penanganan. Namun berdasarkan pemeriksaan dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD), yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.15 WIB," jelas Kapolres.

Hasil Pemeriksaan Forensik

Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Tk. IV Banten untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter spesialis forensik.

Berdasarkan Hasil Sementara Pemeriksaan Luar Mayat yang dilakukan oleh dr. Donald Rinaldi K., Sp.FM., M.H.Kes., ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada serangan jantung, di antaranya perubahan warna kulit wajah menjadi lebih gelap dibandingkan bagian tubuh lainnya serta tampak pecah pembuluh darah pada kedua bola mata.

Selain itu, ditemukan buih halus pada mulut dan cairan dari kemaluan yang merupakan kondisi yang dapat dijumpai pada beberapa kasus kematian.

Hasil pemeriksaan juga mencatat adanya lebam mayat pada bagian punggung dan pinggang yang sesuai dengan proses setelah kematian, serta kaku mayat pada kedua kelopak mata dan rahang. Dokter memperkirakan waktu kematian kurang dari tiga jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Hasil pemeriksaan luar juga menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan berupa luka-luka maupun patah tulang pada tubuh jenazah.

Pernyataan Kapolres Serang

AKBP Andri Kurniawan menegaskan bahwa seluruh proses penanganan terhadap AN telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pemberian pertolongan medis, rujukan ke rumah sakit, hingga pemeriksaan forensik.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya yang bersangkutan. Sejak yang bersangkutan mengeluhkan kondisi kesehatannya, petugas telah memberikan penanganan sesuai prosedur dan segera membawanya ke rumah sakit. Hasil sementara pemeriksaan forensik juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah," tutup AKBP Andri Kurniawan.

Penulis: ROY | Editor: Ibrahim.

💬 Disclaimer: Kami di sebanten.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke [email protected].